WHO menyebutkan vaksin influensa musiman yang ada biasanya diperkirakan tidak memiliki pengaruh pada influensa A (H1N1) atau sebelumnya disebut flu babi itu. Vaksin baru mungkin akan baru dapat diperoleh 4-6 bulan ke depan.
Marie-Paule Kieny PhD, direktur WHO untuk Permulaan Pengembangan Vaksin, mengatakan bahwa kini tengah dikembangkan vaksin untuk H1N1. Galur H1N1 tidak dapat dilawan dengan vaksin influensa yang sudah beredar. Menurutnya sedikit sekali kemungkinan vaksin flu musiman mampu efektif. Bagaimanapun juga, kini masih diteliti apakah vaksin pendorong (booster) dapat efektif. Hasilnya mungkin akan keluar beberapa hari ke depan.
WHO hingga kini juga belum memperoleh penjelasan yang baik mengenai beberapa kasus yang lebih parah di Meksiko bila dibandingkan dengan kasus influensa A H1N1 di belahan dunia lain.
Hingga 1 Mei, sudah dilaporkan kasus influensa A H1N1 di 13 negara dengan rincian 365 kasus. Di Amerika Serikat dilaporkan 141 kasus memiliki hasil positif dan 1 kematian. 9 orang sudah meninggal di Meksiko.
Referensi
http://www.medscape.com/viewarticle/702258





