Jadwal Imunisasi Anak – Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) 2006

JENIS
VAKSIN
UMUR PEMBERIAN VAKSINASI
BULAN TAHUN
LHR 1 2 3 4 5 6 9 12 15 18 2 3 5 6 10 12
PROGRAM PENGEMBANGAN IMUNISASI (PPI – diwajibkan)
BCG
HEPATITIS B 1 2 3
POLIO 0 1 2 3 4 5
DTP 1 2 3 4 5 6
CAMPAK 1 2
PROGRAM IMUNISASI NON-PPI (dianjurkan)
Hib 1 2 3 4
PNEUMOKOKUS (PVC) 1 2 3 4
INFLUENZA DIBERIKAN SETAHUN SEKALI
MMR 1 2
TIFOID ULANGAN TIAP 3 TAHUN
HEPATITI
S A
2x INTERVAL 6 – 12 BLN
VARISELA

Keterangan Jadwal Imunisasi Periode 2006

Vaksin Keterangan
Hepatitis B HB diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir, dilanjutkan pada umur 1 dan 3 – 6 bulan. Interval dosis minimal 4 minggu.
Polio Polio-0 diberikan pada saat kunjungan pertama. Untuk bayi yang lahir di RB/RS OPV diberikan pada saat bayi dipulangkan (untuk menghindari transmisi virus vaksin kepada bayi lain).
BCG Diberikan sejak lahir. Apabila umur > 3 bulan harus dilakukan uji tuberkulin terlebih dulu, BCG diberikan apabila uji tuberkulin negatif.
DTP Diberikan pada umur ³ 6 minggu, DTwP atau secara kombinasi dengan Hep B atau Hib. Ulangan DTP umur 18 bulan dan 5 tahun. Umur 12 tahun mendapat TT pada program BIAS SD kelas VI.
Hib Diberikan mulai umur 2 bulan dengan interval 2 bulan. Diberikan terpisah atau kombinasi.
Vaksin Keterangan
Campak Campak-1 umur 9 bulan, campak-2 diberikan pada program BIAS pada SD kelas 1, umur 6 tahun.
MMR MMR dapat diberikan pada umur 12 bulan, apabila belum mendapat campak 9 bulan. Umur 6 tahun diberikan untuk ulangan MMR maupun catch-up Immunization.
Pneumokokus (PVC) Pada anak yang belum mendapatkan PCV pada umur ³ 1 tahun PCV diberikan dua kali dengan interval 2 bulan. Pada umur 2 -5 tahun diberikan satu kali.
Influenza Umur £ 8 tahun yang mendapat vaksin influenza trivalen (TIV) pertama kalinya harus mendapat 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.
Hepatitis A Hepatitis A diberikan pada umur ³ 2 tahun, dua kali dengan interval 6 – 12 bulan.
Tifoid Tifoid polisakarida injeksi diberikan pada umur ³ 2 tahun, diulang setiap 3 tahun.

3 Komentar

  • Edward Surjono
    June 27, 2008 | Permalink |

    Yang berbeda dengan rekomendasi IDAI sebelumnya mengenai jadwal pemberian vaksin adalah Polio 0, sebelumnya polio hanya diberikan pada usia 2 bulan dst nya. Hal ini sebenarnya sudah direkomendasikan IDAI, namun dalam prakteknya, banyak yang tidak memperhatikan pemberian polio 0.

    Pneumokok merupakan vaksin yang relatif baru dirilis. Mempunyai efektivitas dalam mencegah radang selaput otak, radang paru-paru ataupun infeksi sistemik (sepsis). Pada saat ini pneumokok masih merupakan vaksin yang dianjurkan, tetapi bagi mereka yang menjalani splenektomi (pengangkatan limpa; misalnya pada pasien thalassemia yang memiliki pembesaran limpa dan terindikasi untuk splenektomi), vaksin ini beserta meningokok vaksin wajib diberi, karena mereka sangat rentan terhadap infeksi kuman tersebut.

  • meta FK unila
    March 19, 2009 | Permalink |

    Thanx bgt,dgn ini bs ngbantu meta dlm nyari bahan bwt tutorial kasus anak. .

  • Rumania AR jaya
    December 29, 2009 | Permalink |

    Is the best of the best
    and thx so much for informasion

Beri komentar | Kirim Konsultasi Baru

Beri komentar Anda, atau beri trackback dari blog pribadi Anda. Anda juga dapat mengikuti komentar di sini melalui RSS.

Mohon untuk tidak mengirimkan pertanyaan konsultasi di sini. Kami tidak bertanggung jawab atas tidak terjawabnya pertanyaan Anda, ataupun atas jawaban-jawaban yang muncul di kolom ini.

Email Anda dirahasiakan. Bagian yang bertanda * wajib diisi

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.