Hidung sering mampet, suara bengek, ada benjolan putih yang nampak dari luar? Atau ada yang sejak dua bulan terakhir terserang pilek yang tak kunjung sembuh, bersin-bersin, sakit kepala. Sudah minum obat flu namun tak kunjung ada perbaikan, malah setiap bangun pagi tenggorokan terasa penuh lendir? Bersamaan dengan itu anehnya bentuk hidung terlihat mulai tak sama besar lagi — bengkok ke kanan. Inikah yang dimaksud polip hidung?
Polip hidung merupakan salah satu jenis penyakit telinga, hidung dan tenggorok (THT) yang sudah umum kita dengar di masyarakat. Sebagian orang sering menyebutnya sebagai tumbuh daging dalam hidung. Sebagian orang juga menamainya tumor hidung. Polip Hidung sebenarnya adalah suatu pertumbuhan dari selaput lendir hidung yang bersifat jinak.
Polip hidung bukan penyakit yang murni berdiri sendiri. Pembentukannya sangat terkait erat dengan berbagai problem THT lainnya seperti rinitis alergi, asma, radang kronis pada mukosa hidung-sinus paranasal, kista fibrosis, intoleransi pada aspirin, dll.
Sampai saat ini para pakar belum mendapatkan jawaban secara pasti apa yang mendasari munculnya benjolan putih keabu-abuan bertangkai itu. Namun dari studi dan pengamatan medis, baru ditemukan ada sejumlah faktor yang “memudahkan” pemunculan benjolan itu. Antara lain radang kronis yang berulang pada mukosa hidung dan sinus paranasal, gangguan keseimbangan vasomotor, peningkatan cairan interstitial serta oedema (pembengkakan) mukosa hidung.
Dengan adanya faktor alergi dan radang kronis yang berulang-ulang, maka terjadilah perubahan pada mukosa hidung, perubahan pembuluh darah, dan juga pembuluh limfe. Keadaan ini akan berkembang terjadinya hambatan balik cairan interstitial. Cairan yang terkumpul selanjutnya akan menimbulkan semacam bendungan yang bersifat pasif. Dari keadaan ini, berkembang menjadi pembengkakan di mukosa hidung. Makin lama proses ini berlangsung, penonjolan mukosa hidung akan bertambah panjang, sampai pada akhirnya terbentuk tangkai, maka terbentuklah polip.
Polip biasanya tumbuh di daerah dimana selaput lendir membengkak akibat penimbunan cairan, seperti daerah di sekitar lubang sinus pada rongga hidung. Ketika baru terbentuk, sebuah polip tampak seperti air mata dan jika telah matang, bentuknya menyerupai buah anggur yang berwarna keabu-abuan.
Polip menyebabkan penyumbatan hidung, karena itu penderita seringkali mengeluhkan adanya penurunan fungsi indera penciuman. Karena indera perasa berhubungan dengan indera penciuman, maka penderita juga bisa mengalami penurunan fungsi indera perasa dan penciuman.
Polip hidung juga bisa menyebabkan penyumbatan pada drainase lendir dari sinus ke hidung. Penyumbatan ini menyebabkan tertimbunnya lendir di dalam sinus. Lendir yang terlalu lama berada di dalam sinus bisa mengalami infeksi dan akhirnya terjadi sinusitis.
Penderita anak-anak sering bersuara sengau dan bernafas melalui mulutnya.
Jadi gejala polip ini sangat beragam. Mulai dari pilek yang berlangsung lama, bersin-bersin, hidung tersumbat yang bersifat menetap, sering mimisan, keluhan akan adanya massa di hidung, sukar buang ingus, gangguan penciuman, bentuk hidung yang tak lagi simetris, bengek atau bindeng, telinga rasa penuh, mendengkur/gangguan tidur, lendir dan rasa kering yang terkumpul di tenggorokan, sakit kepala, dll. Kesemua keluhan itu tentu saja amat mengganggu dan sangat mempengaruhi produktivitas hidup si penderita.
Sebuah studi epidemiologi menunjukkan bahwa perbandingan antara polip yang menyerang pria 2-3 kali lebih besar dibandingkan dengan wanita. Dengan prevalensi sekitar 0.2%-4,3%. Tumor jinak ini yang acapkali bisa bersifat multipel atau tumbuh lebih dari satu, sejarah pertama kali mengindentifikasi 4.000 tahun yang lalu di Mesir Kuno. Multipel polip biasanya berawal dari cellulae ethmoidalis yang kemudian akan memenuhi rongga hidung. Dalam frekuensi yang jauh lebih kecil, massa putih yang tidak mengandung pembuluh darah itu juga dapat tumbuh tunggal. Biasanya berasal dari sinus maxillaris yang kemudian akan masuk ke dalam choane atau choanal polip.
Bagaimana pengobatannya? Obat semprot hidung yang mengandung corticosteroid kadang bisa memperkecil ukuran polip atau bahkan menghilangkan polip. Namun bila pemberian obat baik semprot maupun minum atau kombinasi keduanya tidak memberikan respon yang baik, atau keadaan polip yang terlalu besar yang menyebabkan sumbatan pada jalan nafas, atau bersifat multipel, maka operasi pengangkatan polip menjadi pilihan kedua.
Pembedahan dilakukan jika:
- Polip menghalangi saluran pernafasan
- Polip menghalangi drainase dari sinus sehingga sering terjadi infeksi sinus
- Polip berhubungan dengan tumor.
Tindakan operasi pengangkatan polip (polipektomi) itu sendiri termasuk operasi sederhana yang dapat dilakukan melalui beberapa metode, antara lain dengan menggunakan tang polip atau snare polip. Tetapi dalam tehnik yang lebih modern para dokter THT mengerjakannya dengan endoscopic polipectomi.
Polip cenderung tumbuh kembali jika penyebabnya (alergi maupun infeksi) tidak terkontrol.
Pemakaian obat semprot hidung yang mengandung corticosteroid bisa memperlambat atau mencegah kekambuhan. Tetapi jika kekambuhan ini sifatnya berat, sebaiknya dilakukan pembedahan untuk memperbaiki drainase sinus dan membuang bahan-bahan yang terinfeksi.
Daftar Pustaka
Soepardi, Efiaty Arsyad dkk. Buku Ajar Ilmu Kedokteran Telinga Hidung Tenggorok Kepala & Leher. Edisi keenam. Jakarta: 2007, FKUI.
www.bcm.edu/oto/grand
www.emedicine.com/ped
www.emedicine.com/ent





11 Komentar
gejala itu saya rasakan sejak SMA dan sekarang saya sudah bekerja. kurang lebih 6 tahun gejala itu saya rasakan. benar-benar sangat menderita, apalagi pada saat pagi hari, atau ketika bangun tidur,,sulit bernapas, kepala pusing, hidung tersumbat, dan banyak lendir di tenggorakan saya, tidak hanya itu, setiap pagi pun saya harus muntah-muntah untuk mengeluarkan lendir, di hidung dan ditenggorakan,,kira apa benar gejala yang saya rasakan adalah penyakit polip? dan sampai saat ini saya belum pernah periksan ke dokter..
polip saya ada di 2 sisi. 1 sisi besar, 1 sisi kecil. tapi kedua polip itu dalam kondisi tertentu bisa mengembang dan bisa mengempis. Tapi pada 1 sisi dgn polip yang kecil, kalau dia mengembang menyebabkan kepala saya terasa berat sampai terasa oleng, tapi tidak sampai menyumbat nafas. Mata cepat lelah dan tenggorokan kering, telinga rasa penuh…tolong saya dok..
saya baru sadar kalau saya terkena polyps hidung…
Sangat2 berterimakasih dg artikel ini.
so relevan dg apa yg saya alami skarang.
Terimakasih
Saya mau konsultasi tentang hidung saya,hidung saya sering terasa sakit jika terkena udara dingin dan ada benjolan d hidung,apakah itu polip atau bukan??
apakah penyakit polip berpengaruh pada kinerja sistem otak “kecerdasan” dan mata atau panca inra yang laen??
dokter, mau tanya setelah dioperasi apa ada kemungkinan timbul kembali? Karena ibu mertua saya dinyatakan positip dan harus operasi. Nah… yang dioperasi dibelah apa disedot sih… Bahaya tidak untuk umur 75 tahun?
assalamu’alaikum
terimakasih penjelasannya pak… sangat berguna nih bagi teman q…
wass…
udh 6th ag ngalamin susah bernpas dr hidung mau pilek ataupun engga, smpai skrng ag blm prnah periksa kedokter, klu benjolan sech kaya na ga ada,,
punya solusi buat ag g ???
Dokter, dari penjelasan di atas, saya sangat yakin bahwa saya menderita polip. Ada benjolan, tulang hidung bengkok, tiap pagi banyak lendir d tenggorokan, lengkap dkk.
Tapi saat d periksakan ke RSU, kata dokternya ini bukan polip, padahal saya sudah menderita ini selama 2tahun.
Waktu itu saking keselnya sama dokter itu, saya nyuruh dokternya buat baca artikel anda ini,, tapi dokternya ngga mau ngalah,, mungkin karena dokternya ngga merasakan penderitaanku tiap pagi…
Dok, bisa bantu saya? Tolong dong saya minta resep buat penyakit polip saya.. Oiya, polip saya datang stelah saya menderita bronkitis Asmatis.
Terima kasih atas bantua dokter.
Saya tunggu reply-nya..
Kalo serg kna flu,apa it bs dsbut gjala polip dok?